Minggu, 27 November 2011

Rindu itu berbagi

Lama tak menulis disini
Seperti sebuah rindu
Rindu yang sederhana

Saya suka yang sederhana
Selalu
Seperti sebuah rindu sederhana tentang berbagi
Semacam itu

Yang punyanya sedang melayang
Entah terbang atau hanya ngambang
Tapi doakan saja agar tidak hilang

Banyak kata bak kembang
Tapi memang yang punya sedang mekar
Bukan oleh rasa
Tapi karena cita

Kenapa cita harus dipadankan dengan rasa
Tahun ini tahun cita
Rasa mati seiring cita yang tubuh

Yang punyanya hanya meracau
Bayangkan saja duapuluhempat jamnya yang kacau

Yang punyanya akan kembali terbang
Doakan saja tidak benarbenar hilang
Karena dia sedang ngambang
Mencari yang punya rasa
Agar sedikit saja jadi perasa

Banyak hal tak sebanding
Sama seperti citarasa
Lagi tak sebanding

Doakan saja dalam hidup ada sidang banding sungguhan
Makain meracau
Hatinya sedang kacau
Karena tak tahu pada siapa harus berkicau


Selamat malam!
Karena rindu itu hanya berbagi
Tak perlu banyak ragi
Asam dan merugi kawan!
Mari nikmati apa saja yang bisa dinikmati
Dan jalani!

Minggu, 25 September 2011

apa yang beda?

ada yang beda?
ada.
apa?

"Saya masih menulis, tapi tulisan ini tak berobjek. Tak ada lagi manusia yang meminta dirangkaikan kata, tak ada lagi manusia yang bisa diceritakan karena banyak cerita. saya masih menulis. Tapi apa yang beda?. yang beda adalah, semua tulisan saya ini bukan buat seseorang dan bukan karena seseorang, tapi karena ini hidup. kalau saya tak menulis saya tak hidup. Jadi apa yang beda?"

Minggu, 18 September 2011

bercerita(vitamin)

saat satu persatu teman berbagi kamu menemukan orang lain untuk berbagi
saat kemudian bercerita jadi jarang dilakukan
ada seorang teman pernah bilang, bercerita ada lah vitamin terbaik
kalau sudah lama tak bercerita maka kekurangan vitamin?
mungkin ya
sudah lama tak bercerita
kalaupun bercerita tahukah bahwa cerita itu sudah saya kurangi pada porsinya
karena sudah tak sama
bukankah tidak enak jika selalu kita yg bercerita?
kenapa mereka tak lagi bercerita pada kamu?
karena mereka sudah menemukan teman bercerita yang lebih spesial
bedanya kamu belum
dan kamu butuh bercerita
tapi kamu enggan
seperti itu kamu yang saya ganti sebagai subjek akan saya
agar tak dikira curhat
tapi memang sedang curhat
pada kopi dini hari dan ketikan jari yang masih pengertian
tapi benda mati
kadang benda mati yang menang
ya
saya rindu mendengar cerita orang lain
dan rindu bercerita pada orang lain, bukan benda mati
saya rindu bukan iri
catat.

yang hilang dan yang datang

apa yang hilang?

gak ada yang hilang karena sudah tak ada lagi yang datang

kalau banyak yang hilang itu pasti karena ada yang datang

kini tak ada yang hilang
karena sudah tak ada lagi yang datang

jadi beruntunglah manusia yang pernah kehilangan, karena dia juga pasti pernah mengalami kedatangan

beruntung.

Sabtu, 03 September 2011

harapan september

september
september
sudah september
baru saja mei datang
sekarang sudah september
berlalu cepat
tapi lamban akan banyak
bukan banyak yang lamban

september
semester baru akan makanan kalengan
semoga berlalu dengan tetap berjaya
yang baik tak mengharapkan jadi terbaik
tapi semoga tetap baik



september
kami akan berjuang kembali di september
setelah april lalu kami tertawa dan mengecap manis
semoga september masih bisa membuat semua tertawa dan puas akan manis

semoga
kembali september bulan untuk 8 anak saya yang akan berjuang bersama


september

ada rutinitas akan mimpi dan hidup yang tetap harus dijalankan

ada banyak tulisan yang masih harus diselesaikan

karena menulis itu hidup bukan hobi
maka mari menulis agar saya tak mati
september akan jadi bulan hidup tidak mati

september
sudah saya maafkan manusia normatif itu
bukankah kita sudah habis tanpa tahu siapa yang mengakhiri lebih dulu sebenarnya
tapi ya, kami sudah habis

september
kalau boleh jujur
septemberwish=YOU!
ya saya mau kamu
kamu si manusia asing
yang tak tahu masih asing atau tidak
kamu yang bukan teman
karena kami tak pernah berteman
tapi saya mau jadi harapan september mu
dan kamuu yang saya harapkan
itu saja


september tetap lah jadi baik
meski semua harapan tak sesuai akan yang diharapkan
saya lupa menerapkan standart eror
karena kali ini saya tak perlu eror

selamaaaaaaat datang september
mariiiiiiii kita tertawaaa bersama!

Selasa, 30 Agustus 2011

Momentum, Maaf dan Ketakutan

kemudian mari kembali bermain dengan momentum
momentumnya LEBARAN
sebuah momentun dimana banyak ritual-ritual yang hanya ada di hari itu
termasuk bermaaf-an?
maaf-maafan bukan cuman hari ini
tapi hari ini momentumnya baik
hari ini maaf terajut bersama wangi dan hijau ketupat

sebelum banyak maaf tertulis
maafkan jika tulisan in membuat sepersekian detik kalian terganggu
bukan maksud mengganggu
yang saya punya hanya tulisan
jadi mengapa tak digunakan?

ada sebuah kalimat dalam sebuah skenario film yang selalu saya ingat
"KALAU KITA CUMAN PUNYA HARI INI DAN BESOK BELUM TENTU ADA GIMANA?"
pertanyaan tahun lalu
jadi pertanyaan tahun ini

saya menulis ini
karena saya takut cuman punya hari ini

makaa
maaaf jika banyak hal yang membuat hati tersinggung
maaaf jika ada banyak orang yang senyumnya jadi tak seindah senyum tahun lalu karena ada hal yang membuat marah
maaaf jika kemudian banyak kata terucap tak pantas

tiap tahun pasti selalu berbeda,
kalau ada manusia yang tersenyum tulus tahun lalu dan tahun ini tidak, maka maafkan kalau saya membuat ada orang yang tak seerat dulu.
kalau tahun lalu banyak manusia belum datang, dan saat datang kemudian ada kesalahan, maka saya mohon maaf
kalau ada manusia yang pergi dan belum kembali karena belum memaafkan, maka sekian kali maafkan
dan untuk manusia-manusia yang tetap ada, tapi pernah tak sengaja saya menyakiti, maka maafkan dan terimakasih banyak.


ya
sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya
dan selamat HARI RAYA IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

banyak kata maaf
kata seorang teman, minta maaf? seperti orang indonesia,
dan kali ini biarkan saya jadi sangaat indonesia
tidak salahkan?

momentumnya baik,

"KALAU KITA CUMAN PUNYA HARI INI DAN BESOK BELUM TENTU ADA GIMANA? MAKA BERUNTUNGLAH MANUSIA YANG PUNYA WAKTU UNTUK MINTA MAAF DAN BILANG TERIMAKASIH PADA BANYAK PARTIKEL DALAM HIDUPNYA"

Terimakasih untuk sepersekian detik yang disediakan diantara persiapan ritual dalam momentum ini, hanya untuk membaca sebuah tulisan yang saya bagi sebagai ritual saya menyambut momentum ini, terimakasiih.

mohon maaf lahir dan batin
karena saya cuman takut,
takut hanya punya hari ini.



lelelaila.
*sama seperti tahun lalu, manusia ini masih takut*

Senin, 15 Agustus 2011

sesederhana rindu

ketika rindu sesederhana mengecek timeline twitter mu tiap malam, menunggu warna hijau di chat facebookmu, melihat namamu di contact bbm dan menunggu sebuah sapaan, ketika rindu sesederhana melakukan itu diam-diam di dini hari, ditemani secangkir kopi, di antara tumpukan deadline.

sesederhana rindu yang diam-diam dan berharap tersampaikan.